Jumat, 13 Juli 2012

Awal Mengenal Stand Up Comedy Indonesia

Hari ini, tanggal 13 juli 2012, adalah hari bersejarah bagi stand up comedy Indonesia. Di mana tahun lalu adalah hari lahirnya stand up comedy Indonesia yang di peringati dengan digelarnya acara stand up nite pertama di Indonesia. Saya sungguh bangga dengan adanya acara seperti ini di Indonesia.

Saya ingat sekali dulu saya benar – benar tidak tau apa itu stand up comedy, dan gak begitu peduli dengan adanya stand up comedy. Tapi, ketika saya semakin sering aktif di jejaring sosial twitter, kata stand up comedy menjadi semakin sering saya lihat di timeline saya. Sampai suatu ketika saya melihat salah satu akun (lupa siapa dulu yang nulis) ngasih tau kalo di metro tivi sedang ada stand up comedy show. Gak lama saya langsung nyalain tivi untuk mencari tau apa itu stand up comedy. Dan kebetulan waktu itu yang sedang perform adalah @miund. Dan dia sukses bikin gue ketawa – ketawa sendiri tengah malam (karna mainnya jam 22.30). tapi, setelah saya menonton acara itu, belum ada respon yang berarti dari saya. Gak ada niatan buat nonton rutin, apa lagi sampai ikut mendalaminya.

Tapi, semua berubah ketika negara api menyerang.

Eh.

Salah fokus.

Kamis, 05 Juli 2012

Sok Tau Stand Up Comedy


Berbeda dengan postingan – potingan gue sebelumnya. Kali ini gue mau nulis yang agak serius. Yang bakal gue bahas kali ini adalah stand up comedy. Stand up comedy adalah salah satu acara yang sedang ngetren akhir – akhri ini. Di indonesia sendiri baru bangkit pada tanggal 13 juli 2011. Di mana waktu itu beberapa comic (sebutan untuk stand up comedyan) Indonesia seperti Raditya Dika, Pandji Pragiwaksono, Ernest Prakasa, Ryan Adriandhy dan lain sebagai tampil dalam sebuah Line Up yanga bersejarah dan kemudian dicatat sebagai StandUp Nite pertama dari kelompok komunitas StandUpIndo. Sejak saat itu, komunitas – komunitas stand up comedy mulai bermunculan di berbagai daerah di Indonesia. Seperti Bandung, Surabaya, Makasar, dan juga Semarang. Di Jepara sendiri (kota gue) baru muncul beberapa bulan yang lalu. gue sendiri kurang tau tepatnya komunitas stand up comedy terbentuk.

Gue sendiri baru tahu kalau di jepara ada komunitas stand up comedy dari komunitas kaskuser jepara. dan ternyata kebanyakan comic jepara, adalah anak – anak komunitas kaskuser jepara sendiri.

Dan setelah beberapa minggu gue tau tentang komunitas stand up comedy jepara, gue dapet kabar bahwa di jepara bakal diadakan acara openmic. Openmic adalah tempat di mana para comic bisa berlatih atau mencoba materi stand up comedynya secara gratis. Dan akhirnya, dengan senang hati, gue ikut acara tersebut. dan pengalaman gue openmic pertama kali gue tulis di sini.

Semakin lama, gue semakin tertarik untuk mempelajari stand up comedy lebih dalam lagi. gue baca artikel – artikel tentang stand up comedy, gue nonton videonya, mulai dari yang Indonesia sampe yang luar negeri.seperti Jerry Seinfeld, Bill Cosby, Russel Pieters, Mitch Fatel, Mitch Hedberg, dan masih banyak lagi lainnya. For your information, nonton stand up comedy yang menggunakan bahasa inggris itu sebuah dilema banget. lo mau ketawa, tapi lo gak paham. Mau gak ketawa, tapi kedengaran suara penontonnya pada ketawa.

Inti dari stand up comedy itu sebenarnya satu. Membuat orang tertawa. Tapi, dalam kasus ini, komika tidak menggunakan pakaian yang membuat orang tertawa, tidak menggunakan lelucon kodian. Tetapi di sini, seorang komika menggunakan hal yang tidak digunakan di acara komedi lain.

Dalam stand up comedy sendiri, banyak sekali bahan yang bisa digunakan untuk membuat orang tertawa. Dan kerennya lagi, itu ada dari diri kita sendiri. dalam suatu video yang ada di youtube.com, yang membahas tentang penggalian materi stand up comedy, dikatakan bahwa, untuk membuat materi, kita bisa mengambilnya dari Inner self. Inner self yang dimaksud di sini lebih seperti perasaan – perasaaan yang mengganjal. Misalnya, kamu adalah orang yang mudah tersinggung, kamu adalah orang yang gak mau kalah, atau kalian adalah orang yang gak bisa marah. Semua itu bisa digunakan sebagai materi untuk stand up comedy. Saya ambil contoh sebagai orang yang gak mau kalah. Mungkin kalau diverbalkan akan jadi seperti ini

“gue merasa kelemahan dalam diri gue adalah gak mau kalah yang berlebihan. Tiap ada orang yang lagi mamerin barang yang baru dia punya, gue gak mau kalah dengan mengatakan kalo gue punya itu barang 2kali lebih banyak dari dia. kemaren temen gue bilang dia punya handphone baru, gue langsung aja spontan bilang punya 2. Temen gue yang lain bilang baru beli sepeda motor baru, gue spontan bilang punya 2. Temen gue satu lagi bilang punya kutil baru, gue langsung spontan bilang punya 2.”

Selain inner-self, ada juga yang namanya outer-self. Di sini kita melihat diri kita yang terlihat mata. Misalnya, badan yang kurus, rambut yang keriting, atau mata yang sipit. Untuk outer-self, sebenarnya kita harus lebih gampang melihatnya, Cuma terkadang banyak orang yang tidak peka terhadap diri sendiri, dan malah lebih suka melihat orang lain, dan mengunakannya untuk mencela. Sebenarnya di stand up comedy sendiri kita diperbolehkan untuk menggunakan orang lain sebagai bahan komedi. Seperti hal Riffing, yaitu menggunakan penonton sebagai bahan tertawaan. Tapi, saran dari beberapa komika yang lebih pintar di Indonesia menyarankan untuk menggunakan diri sendiri sebagai bahan tertawaan. Karena, penonton akan lebih rileks untuk menertawakan anda, ketika anda sendiri bahkan menertawakannya.

Dan yang ketiga ada yang namanya world within, atau dalam bahasa indonesia adalah apa yang ada di sekitar kamu. dan ini adalah yang paling banyak digunakan oleh komika – komika di dunia. Gak usah gue kasih contoh deh ya. Kebanyakan soalnya.

Oke segini dulu aja deh gue sok tau-nya. Semoga postingan gue kali ini cukup membantu kalian yang ingin mempelajari stand up comedy lebih dalam lagi. dan buat yang menemukan kesalahan dalam tulisan gue ini, mohon memperbaikinya lewat kolom komentar ini. gue sendiri Cuma komika baru yang niatnya ingin berbagi pengalaman dengan semua. Semoga kalian faham dengan apa yang gue tulis di sini, kalo gue sih emang gak faham.
Sampai ketemu dipostingan berikutnya.

Sumber : Kitab Suci (karangan Ramon Papana), youtube.com

Selasa, 03 Juli 2012

Penghapusan Mantan


Pas bangun tidur hari ini gue tiba – tiba kepikiran sesuatu tentang ‘mantan’. Tapi bukan berarti gue inget sama mantan gue. tapi kata ‘mantan’-lah yang mengganggu gue. kata itu membuat telinga gue gatal gak ketulungan. Ternyata gue baru sadar kalo ada tikus di telinga gue. anti-klimaks.

Dan karna itu, gue merasa terdorong untuk mengusulkan penghapusan kata ‘mantan’ dari Kamus Besar Bahasa Indonesia. Akhirnya gue berniat untuk mengirim surat kepada menteri. Gak tau menteri apa yang punya bagian ngurusin perbendaharaan bahasa. Yang penting gue udah berusaha.

Berikut ini surat yang gue tulis. Bagi yang berkenan silahkan dibaca. Dan bagi yang tidak berkenan, coba dibaca dulu. Siapa tau kalian jadi kalap dan mau bantuin gue.

Rabu, 27 Juni 2012

Inilah Yang Disebut Gebetan


Selamat akhir bulan semua. Selamat menikmati makan sederhana kalian buat anak – anak kost-an. Gue tau ketika tanggalan mulai berada di tanggal 20-an itu berarti jam makan kalian akan bergeser sampai jam 1an. Dan pas memasuki tanggal 25, kalian akan mengharapkan kondangan temen untuk makan malem. Gue tau banget perasaan kalian saat ini.

Tapi kali ini gue ngepos bukan untuk para anak kost-an. Tapi kali ini lebih spesifik untuk para tuna asmara. Iya. kalian para jomblo yang begitu mengharapkan adanya seseorang yang mengingatkan untuk makan, mandi, atau gak tidur malem malem. Gue ingetin ya, sebenarnya kalian tertukar antara pacar dan suster rumah sakit.

Untuk mencari pacar sebenarnya ada beberapa langkah yang harus dilakukan. Dan yang paling pertama adalah nyari orangnya. Gak peduli itu orang mau atau gak sama elu, yang penting ada dulu. Dan setelah dapet orang yang mau dipacarin, sekarang bagian kalian buat bikin doi mau pacaran sama kalian. Kalo perlu sandra orang tuanya biar doi mau pacaran sama elu.

Kamis, 21 Juni 2012

Cerita Tentang Sahabat Gak Pernah Sekeren Ini Bung!


Cerita yang terlalu panjang buat di tulis dalam sebuah cerpen, tapi terlalu pendek untuk di bukukan. Di mana (anggap saja) gue sebagai pemeran utamanya. Dan ini bakal jadi cerita yang keren menurut gue. dan berhubung pemeran utamanya adalah gue, dan penulisnya gue sendiri, gue juga bakal milih sendiri lawan main gue. yang pasti orangnya cantik, putih, dan anggun (aslinya mau ditambahin lebih tinggi daripada gue, tapi ntar dikiranya gue kuntet mendingan gak usah gue tulis). Meski bakal menimbulkan banyak kontroversi, gue gak peduli. Secara gue sendiri yang nulis, dan gue sendiri yang jadi pemeran utamanya , jelas dong gue gak mau rugi. Udah kebanyakan prolog nih kayaknya.

Cerita 2 Hari di Semarang (part 2)


Setelah mengikuti acara bang Dika selama kurang lebih 2 jam, gue pun meninggalkan ruangan itu. sendirian. Sama kayak pas gue dateng ke tempat itu. gue tau sebenarnya gue adalah satu – satunya anak SMA yang ikut acara itu. merasa seperti alien, gue buru – buru sms kakak gue buat ngasih tau kalo acaranya udah selesai. Gue nunggu beberapa saat sampai akhirnya kakak gue dateng juga. Di saat itu juga gue berharap banget kakak gue nawarin gue makan. Bayangin aja, seharian gue cuman makan mie instan, itupun jam 5 pagi, kebayang gak tuh?? Gak ya? Yaudah deh kalo emang gak. dan ternyata benar kakak gue menyambut gue dengan berkata “mau makan apa sekarang?” mendengar kata itu keluar dari mulut kakak gue, gue girang banget. akhirnya gue bisa makan juga sekarang. Dan yang bikin gue lebih girang, GUE BAKAL DI TRAKTIR!!! GRATIS!!!  “ngikut aja deh gue” gue jawab dengan gaya sok cool banget biar gak begitu keliatan kalo gue kelaperan. “yaudah, mie ayam ato steak?” kakak gue nawarin 2 menu makanan yang bisa gue pilih sore itu. gue berfikir sejenak. Gimana bisa kakak gue yang udah jadi dosen di salah satu universitas swasta di Semarang, ngasih pilihan yang timpang. FYI, steak, adalah makanan khas eropa yang berupa daging yang dihidangkan tanpa nasi dan bisa jadi akan sulit di cerna oleh usus gue yang lebih sering makan nasi 3kali sehari. Sedangkan mie ayam, sering banget gue makan sejak kecil dan tentunya lebih gampang beradaptasi meskipun nggak menggunakan nasi pada penyajiannya. Biar gak kelihatan begitu bodoh, gue jawab dengan agak tergesa – gesa. “steak!!”. Kakak gue kelihatan gak begitu terkejut dengan pilihan gue yang tegas. malah seperti sudah tau jawaban yang bakal gue lontarkan ketika gue lihat dia sedikit tertawa kecil dan terus tersenyum begitu gue berhenti bicara. “oke! Ayuk berangkat sekarang aja”

Minggu, 27 Mei 2012

Postingan Yang Isinya Cuman Mau Nyapa

Gila blog gue gak ke-urus banget, sampe usang begini.
Maklum deh ya kemaren baru dapet pengumuman UN dan gue lulus, sekarang gantian mempersiapkan buat ujian masuk PTN. semoga hasilnya gak jauh beda dari hasil UN kemarin ya.
bentar lagi juga gue mau nerusin postingan gue yang sebelumnya.
yaudah segini dulu aja mau nerusin belajar lagi.